01
Protein Fibronectin (FN) Manusia Rekombinan
Ikhtisar Produk
Fibronektin Manusia Rekombinan (FN) merupakan protein matriks ekstraseluler (ECM) vital yang berperan penting dalam adhesi sel, migrasi, dan perbaikan jaringan. Fibronektin berinteraksi dengan berbagai reseptor seluler, termasuk integrin, untuk memengaruhi perilaku sel dan meningkatkan integritas jaringan. Protein rekombinan ini merupakan alat penting untuk penelitian dalam biologi sel, rekayasa jaringan, dan pengobatan regeneratif.
Fitur Utama
1. Kemurnian Tinggi: Produk ini dimurnikan menggunakan teknik kromatografi canggih, mencapai tingkat kemurnian lebih dari 95%, memastikan hasil eksperimen yang akurat dan dapat direproduksi.
2. Aktivitas Biologis Tinggi: Terbukti melalui berbagai uji aktivitas, produk ini secara efektif mendukung adhesi, migrasi, dan proliferasi sel, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi kultur sel.
3. Konsistensi Batch: Diproduksi berdasarkan langkah-langkah pengendalian mutu yang ketat untuk memastikan konsistensi antarbatch, meminimalkan variabilitas dan meningkatkan keandalan hasil penelitian.
4. Bebas Hewan: Diproduksi tanpa menggunakan komponen yang berasal dari hewan, mematuhi standar bebas hewan dan memperluas penerapannya untuk beragam kebutuhan penelitian.
Aplikasi
• Studi Adhesi Sel: Menyelidiki peran fibronektin dalam adhesi dan migrasi sel, berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang interaksi sel-matriks.
• Rekayasa Jaringan: Memanfaatkan fibronektin dalam perancah dan matriks jaringan untuk meningkatkan perlekatan sel dan regenerasi jaringan, memajukan pengembangan terapi regeneratif.
• Penelitian Penyembuhan Luka: Menjelajahi dampak fibronektin pada proses penyembuhan luka, termasuk perbaikan dan perombakan jaringan, serta memberikan wawasan tentang pendekatan terapeutik yang potensial.
• Penelitian Kanker: Mempelajari peran fibronektin dalam perilaku sel tumor dan metastasis, menawarkan informasi berharga untuk penelitian kanker dan strategi pengobatan.
Spesifikasi dan Kemasan
• Spesifikasi: Tersedia dalam berbagai ukuran untuk mengakomodasi berbagai persyaratan eksperimen, termasuk 10μg, 50μg, 100μg, dan 1mg.
• Pengemasan: Disediakan dalam bentuk liofilisasi steril untuk memudahkan penyimpanan dan transportasi.
Penyimpanan dan Stabilitas
• Penyimpanan: Simpan pada suhu -20°C atau di bawahnya untuk menjaga stabilitas produk dan aktivitas biologis. Hindari siklus beku-cair berulang untuk mencegah degradasi.
• Stabilitas: Tetap stabil dalam kondisi penyimpanan yang disarankan, memastikan kegunaan dan keandalan jangka panjang dalam aplikasi penelitian.
Petunjuk Penggunaan
1. Larutkan bubuk beku-kering dalam penyangga steril yang sesuai di lingkungan steril sebelum digunakan.
2. Siapkan dan encerkan larutan sesuai dengan kebutuhan percobaan untuk hasil yang akurat dan dapat direproduksi.
3.Hindari pencampuran dengan produk sejenis lainnya untuk mencegah reaksi silang dan gangguan.
Perhatian
• Produk ini ditujukan untuk keperluan penelitian saja dan tidak cocok untuk diagnostik klinis atau aplikasi terapeutik.
• Ikuti petunjuk penanganan dengan hati-hati untuk menjaga aktivitas dan integritas protein.
• Untuk masalah atau pertanyaan apa pun mengenai produk, silakan hubungi tim dukungan teknis kami.
| Sitokinin | |
| Host Ekspresi | Sel HEK293 |
| Sinonim | FLT3LG,FL,FLT3L,ligan Flt3 |
| Urutan Protein | Urutan DNA yang mengkode Ligand FLT3 manusia (NP_001450.2) diekspresikan dengan tag His di C-terminus. |
| Massa Molekul | Protein Ligand FLT3 manusia rekombinan mengandung 161 asam amino dengan berat molekul yang diprediksi sebesar 18,4 kD. |
| Pengujian QC Kemurnian | > 90% sebagaimana ditentukan oleh SDS-PAGE. |
| Endotoksin | |
| Aktivitas | Diukur berdasarkan stimulasi proliferasi sel OCI-AML5 yang bergantung pada dosis. Aktivitas spesifiknya ≥5,0×10⁵IU/mg. |
| Perumusan | Dikeringkan dari PBS steril, pH 7,4. Biasanya 6% manitol ditambahkan sebagai pelindung sebelum pengecilan ukuran. |
| Stabilitas | Sediaan liofilisasi dapat disimpan pada suhu -20℃. 6 bulan pada suhu -20℃ dalam kondisi steril setelah rekonstitusi. 12 bulan pada suhu -80℃ dalam kondisi steril setelah rekonstitusi. |
| Penyimpanan | Disarankan untuk membagi protein menjadi jumlah yang lebih kecil setelah dilarutkan dengan air untuk injeksi, garam fisiologis atau PBS, dan pertahankan konsentrasi yang diencerkan di atas 100μg/mL. Hindari siklus beku-cair yang berulang. |
| Ibu jari | Informasi berkas |
![]() | GMP-TL505_Lembar Produk.pdf |
![]() | GMP-TL505_SDS.pdf |












